Indra7dilaga's Blog

Maret 20, 2010

Konsep sosioolgi politik sebagai ilmu Negara dan sebagai ilmu kekuasaan

Filed under: Tak Berkategori — Tag: — indra7dilaga @ 3:19 pm

Sosiologi politik merupakan sebagai ilmu Negara berarti menempatkannya dalam klasifikasi ilmu-ilmu sosial yang didasarkan pada hakikat dari masyarakat-masyarakat yang dipelajari. Sosiologi politik dalam pengertian ini berbeda dari sosiologi keluarga, sosiologi kota, sosiologi agama, sosiologi etnik atau kelompok minoritas. Konsep lain yang lebih modern menganggap bahwa darinsosiologi politik adalah ilmu tentang kekuasaan, pemerintahan, otoritas komando, di dalam semua masyarakat manusia, bukan saja di dalam masyarakat nasional. Konsep ini berasal dari Leon duguits, ahli hokum perancis yang dinamakan perbedaan antara yang memerintah (goverments) dan yang diperintah (gouvernes)
Sosiologi politik adalah
Konsep sosiologi politik menyangkut empat konsep yaitu sosialisasi politik, partisipasi politik, rekruitmen politik dan komunikasi politik.
a. Sosialisasi politik adalah proses oleh pengaruh mana seseorang individu bisa mengenali sistem politik yang kemudian menentukan sifat persepsi-persepsinya mengenai politik serta reaksinya terhadap gejala-gejala politik, sosialisasi politik mencakup pemeriksaan mengenai lingkunga cultural, lingkungan politik dan lingkungan sosial dari masyarakat individu yang bersangkuatan. Dapat disimpulkan bahwa sosiologi politik merupakan proses pengenalan seseorang terhadap sistem politik untuk menentukan persepsinya mengenai politik serta reaksi-reaksinya terhadap gejala-gejala politik.
b. Partisipasi politik adalah ketertiban individu samapai pada bermacam-macam tingkatan di dalam sistem politik.aktivitas politik itu bisa bergerak dari ketidakterlibatan sampai dengan aktivitas jabatannya. Oleh karena itu partisipasi politik berbeda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya.
Dapat disimpulkan bahwa bahwa partisipasi politik merupakan keterlibatan seseorang terhadap sistem politik pada bermacam tingkatan.
c. Rekruitmen politik adalah suatu proses dengan mana individu-individu menjamin atau mendaftarkan diri untuk menduduki suatu jabatan. Dan prekrutan ini dapat melalui dua arah yaitu yang sifatnya formal maupun tidak formal. Konkritnya perekrutan politik merupakan proses pendaftaran seseorang untuk mendapat sebuah jabatan.
d. Komunikasi politik adalah proses dimana informasi politik yang relevan diteruskan dari suatu bagian sistem politik kepada bagian lainnya, dan diantara sistem-sistem sosial dengan sistem-sistem politik. Dan itu merupakan proses kejadian yang berkesinambungan, melibatkan pertukaran informasi diantara individu-individu dengan kelompok-kelompoknya pada semua tingkat masyarakat. proses pengalokasian informasi dari sistem politik kepada sistem politik dan sistem sosial.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: