Indra7dilaga's Blog

Februari 22, 2010

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Filed under: Tak Berkategori — indra7dilaga @ 5:54 am

I. Identitas :
1. Sekolah : SMP Negeri 1 Ngaglik
2. Kelas/semester : VIII/1 (satu)
3. Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
4. Pertemuan : Pertama
5. Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

II. Standar Kompetensi :
2. Memahami berbagai konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia
III. Kompetensi Dasar :
2.2 Menganalisis penyimpangan-penyimpangan terhadap konstitusi yang berlaku di Indonesia

IV. Indikator
1. Menjelaskan bentuk-bentuk penyimpangan terhadap konstitusi
2. Menguraikan penyimpangan-penyimpangan konstitusi yang berlaku di Indonesia
3. Mengemukakan contoh penyimpangan-penyimpangan terhadap konstitusi yang berlaku
4. Menganalisis penyimpangan-penyimpangan terhadap konstitusi yang berlaku di Indonesia

V. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu mendeskripsikan penyimpangan-penyimpangan konstitusi yang berlaku di Indonesia
2. Menguraikan penyimpangan-penyimpangan konstitusi yang berlaku di Indonesia
3. Siswa dapat menunjukan contoh penyimpangan-penyimpangan konstitusi yang berlaku di Indonesia
4. Siswa dapat menganalisis penyimpangan-penyimpangan konstitusi yang berlaku di Indonesia

VI. Materi pembelajaran

Bentuk-bentuk penyimpang terhadap konstitusi yang berlaku di Indonesia
A. Periode Berlakunya UUD 1945 (18 Agust 1945-27 Desember 1949)
Penyimpangan Konstutional dalam kurun waktu ini, antara lain sebagai berikut:
1. Komite Nasional Indonesia Pusat berubah fungsi dari pembantu pemerintah menjadi badan yang diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara berdasarkan maklumat Wakil Presiden No. X tanggal 16 Oktober 1945. Seharusnya tugas-tugas itu dikerjakan oleh DPR dan MPR.
2. sistem kabinet presidensial berubah menjadi cabinet parlementer berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Pusat (BP-KNIP) pada tanggal 11 November 1945 kemudian disetujui oleh presiden.

B. Periode berlakunya Konstitusi RIS (27 Desember 1949-17 Agustus 1950)
Penyimpangan konstusional dalam kurun waktu ini, antara lain sebagai berikut:
1. Negara Kesatuan Republik Indonesia berubah menjadi Negara Federasi Republik Indonesia Serikat (RIS).Perubahan tersebut berdasarkan pada Konstitusi RIS.
2. Kekuasaan legislatif yang seharusnya dilaksanakan presiden dan DPR dilaksanakan DPR dan Senat.

C. Periode Berlakunya UUDS 1950 (17 agustus 1950-5 Juli 1959)
Akibat dari perubahan yang berbeda dengan UUD 1945 adalah tidak tercapainya stabilitas politik dan pemerintahan yang akibatnya sering bergantinya kabinet.

D. Periode Berlakunya kembali UUD 1945 (5 Juli 1959-19 Oktober 1999)
Indonesia berhasil mengadakan pemilu untuk memilih anggota DPR pada tahun 1955. Tugasnya adalah untuk membuat rancangan Undang-undang untuk mengganti UUDS 1950. Pada tanggal 10 November 1956, Konstituante bersidang di Bandung. Namun sudah lebih dari 2 tahun tidak ada hasilnya. Akhirnya pada tanggal 5 Juli 1959 dikeluarkanlah Dekrit Presiden yang isinya, antara lain berlakunya kembali UUD 1945.
 Pemerintahan Orde Lama
1. Presiden telah mengeluarkan produk legislatif yang
2. pada hakikatnya adalah undang-undang dalam
3. bentuk penetapan presiden tanpa persetujuan DPR.
4. MPRS dengan ketetapan No. I/MPRS/1960 telah mengambil keputusan menetapkan pidato presiden tanggal 17 Agustus 1959 yang berjudul “ Penemuan Kembali Revolusi Kita”.
5. Konsepsi Pancasila berubah menjadi Konsepsi Nasakom.
6. Presiden membubarkan DPR hasil Pemilu 1955, dan membentuk DPRGR
7. Presiden membentuk MPRS, dan seluruh anggota MPRS diangkat dan diberhentikan oleh presiden.
8. Presiden diangkat seumur hidup melalui Ketetapan MPRS Nomor III/MPRS/1963
 Pemerintahan Orde Baru
1. Penyelenggaraan Negara yang bersifat otoriter
2. Presiden menjabat selama 32 tahun sehingga tidak sesuai dengan semangat demokrasi

VII. Metode Pembelajaran :
1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi

VIII. Media Pembelajaran
1. Powerpoint
2. Catatan guru
3. Gambar / foto
4. Bahan dari internet

IX. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan pembelajaran Alokasi Waktu (80 menit)
1. Pendahuluan :
– Apersepsi
Kesiapan kelas dalam pembelajaran (absensi, kebersihan, kelas dll)
– Memotivasi
Penjajagan kesiapan belajar siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan
– Informasi kompetensi yang akan dicapai 15 menit
2. Inti
– Mengukur kemampuan siswa terhadap materi yang akan diajarkan dengan memberikan gambaran materi secara global
– Penyampaian materi secara simultan
– Memberikan waktu kepada siswa untuk memperesentasikan materi yang telah diajarkan
– Memberikan waktu kepada siswa untuk berdiskusi 55 menit
3. Penutup :
– Guru bersama siswa menyimpulkan materi yang telah disamapaikan
– Memberikan salam penutup 10 menit

X. Penilaian Hasil Belajar
Instrument penilaian :
1. Keaktivan bertanya (respons siswa) : 50 %
2. Diskusi : – Aktiv : 40 %
– Tidak aktiv : 10 %

XI. Sumber Belajar
1. Internet
2. Majalah
3. Buku paket PKn SMP kelas VIII
4. Buku-buku sumber yang relevan

Mengetahui : Yogyakarta, 20 februari 2010
Kepala sekolah SMP 1 Ngaglik Guru mata pelajaran

Surtono, M.Pd Indra Bangsawan
NIP : 0254005421 NIM : 07401241021

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: